Loading...
Loading...
Kami ingin membangun ekosistem solusi yang membantu mitra meningkatkan ketahanan produksi, memperbaiki kesehatan tanah, dan memulihkan lanskap pada proyek berbasis lahan—tanpa membuat operasional menjadi rumit. Kami mengukur kemajuan melalui indikator yang disepakati bersama, dan kami menjaga komunikasi publik tetap konservatif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lokasi Demplot Aktif
Petani/Koperasi/Mitra Terlibat
Ton Material Sisa Di-upcycle
Hektare Lahan Pemulihan Didukung
Lima komitmen konkret yang membentuk arah kerja Reka menuju 2030.
Mengubah lebih dari 100.000 ton produk sampingan agroindustri dan pertambangan—dari ampas kopi, coal reject, hingga limbah pabrik kelapa sawit—menjadi soil enhancer, pupuk, dan bioinput bernilai tinggi yang menyentuh 200 ribu hektare lahan pertanian.
Secara langsung meningkatkan penghidupan 1.000 petani kecil dan koperasi melalui akses terhadap biofertilizer berkinerja tinggi yang terjangkau dan praktik pertanian regeneratif.
Menjadi kontributor nasional untuk target NDC Indonesia dengan mengurangi emisi dari pupuk sintetis, memulihkan lahan terdegradasi, dan mengintegrasikan produk kami ke dalam proyek offset karbon berbasis alam.
Membangun pusat inovasi dan produksi biofertilizer pertama di Indonesia, dilengkapi sistem nitrogen berbasis plasma modular, reaktor asam humat, dan kemitraan riset bersama universitas serta pemangku kepentingan agri-pertambangan.
Memposisikan PT Reka sebagai pemasok agri-input berkelanjutan pilihan untuk sistem pangan, sektor perkebunan, dan proyek restorasi lahan—didukung sertifikasi, keterlacakan, dan metrik dampak lingkungan.
Sederhana, dapat diulang.
Petani, distribusi, akademia, industri.
Pencatatan yang cukup untuk keputusan.
Kepatuhan dan safeguards sebagai standar kerja.
Kami bekerja dengan koperasi, distributor input, perusahaan kebun, brand kopi, serta mitra riset dan pemantauan.
Jika Anda mencari kemitraan yang stabil namun serius—berbasis rencana kerja dan pembelajaran—kami siap memulai dari ruang lingkup kecil yang jelas.
Mulai Diskusi